PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka | Pusat

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Badan Pengkajian & Penerapan Teknologi (BPPT) tengah merancang prototipe kapal selam mini untuk keperluan Indonesia yg bercirikan maritime.

Lembaga riset teknologi nasional itu mencanangkan prototipe kapal selam mini (midget submarine) tersebut bisa dirilis 2025 mendatang.

Untuk desain kapal selam tersebut Indonesia masih dlm tahap riset & pengembangan.

Diharapkan ke depan industri dlm negeri mampu menguasai teknologi kapal selam awal, menengah hingga besar.

Dalam pembangunan prototipe tersebut BPPT akan bermitra dgn beberapa manufaktur di luar negeri.

Selain sebuah konsorsium akan dibentuk dlm waktu dekat, BPPT jg sudah memulai penjajakan ke Kementerian Pertahanan, TNI Angkatan Laut, PT PAL, PT Krakatau Steel, ITB, ITS , UPN Veteran, & beberapa perusahaan swasta untuk desain kapal.

Meski belum disebutkan secara detail,  kapal selam rintisan BPPT itu akan memiliki panjang 30 meter & diameter 3 meter.

Yang mengejutkan, BPPT mencanangkan adopsi AIP (Air Independent Propulsion) pada prototipe kapal selam tersebut.

Dengan menggunakan API, kapal selam tersebut akan memiliki kempuan menyelam selama tiga pekan sebelum kembali mengisi batre.

Pada dasarnya BPPT berusaha agar prototipe kapal selam berawak tersebut dapat menjalankan fungsi dasar yg baik, spt menyelam & timbul ke permukaan tanpa masalah.

Sementara ini prioritas baru pada sisi teknologi terlebih dulu, sebelum memulai tahap berikutnya yakni tahap pengembangan persenjataan.

Sesuai dgn visi poros maritim Indonesia, TNI AL membutuhkan lebih dari 12 unit kapal selam.

Mengingat anggaran yg terbatas, ditambah kapal selam dikenal sbg alutsista super mahal, akan sangat berat bagi pemerintah bila keseluruhan kebutuhan kapal selam itu dipasok dari luar negeri.

Selain pembangunan kapal selam standard, pengadaan kapal selam mini memang sudah diproyeksikan, terutama untuk melaksanakan taktik gerilya bawah air di laut dangkal.

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Comments

PT Solid Gold Berjangka - Tak spt perjuangan pembebasan negara-negara jajahan Inggris yg akhirnya diberi jalan untuk merdeka & membentuk negara baru, Indonesia benar-benar harus melawan Belanda dlm perang empat tahun untuk mencapai kemerdekaan seutuhnya.

Pada Desember 1949, Belanda mengakui kedaulatan Indonesia di seluruh bekas wilayah Hindia Belanda, kecuali Papua.

Pemerintah Belanda beralasan bahwa pulau & suku-suku yg mendiami Papua memiliki kebudayaan mereka sendiri yg berbeda dgn wilayah Indonesia lainnya.

Presiden pertama RI Sukarno, yg memimpin gerakan kemerdekaan Indonesia, membuat misi pribadi untuk membebaskan wilayah yg saat itu disebut sbg Irian Barat dari kekuasaan Belanda.

Nama Irian adalah satu nama yg mengandung arti politik.

Frans Kaisepo, pahlawan nasional Indonesia dari Papua, pernah mengatakan, “Perubahan nama Papua menjadi Irian, selain mempunyai arti historis, jg mengandung semangat perjuangan: IRIAN artinya Ikut Republik Indonesia Anti Nederland.” (Buku PEPERA 1969 terbitan tahun 1972, hal. 107 – 108).

“Pada awalnya, ini adalah upaya yg sia-sia,” kata Clarice Van den Hengel, seorang peneliti & ahli Indonesia yg tinggal di Den Haag, kepada RBTH.

“Awalnya, Amerika, yg telah membentuk NATO, mendukung Belanda, sedangkan Stalin tidak peduli dgn Indonesia yg berada jauh di khatulistiwa.”

Upaya Sukarno untuk membebaskan Irian Barat dimulai dgn melakukan negosiasi bilateral langsung dgn Belanda.

Ketika langkah ini gagal, Indonesia kemudian mencoba untuk menggalang dukungan di Majelis Umum PBB.

Namun, hal ini pun terbukti sia-sia.

Pada tahun 1956, Presiden Sukarno, yg memiliki kecenderungan jiwa sosialis yg kuat, melakukan kunjungan pertamanya ke Moskow.

Di Moskow, sang presiden pertama RI membahas sengketa negaranya dgn Belanda, yg kemudian disebut sbg Sengketa Irian Barat.

Pemimpin Soviet Nikita Khrushchev, yg mendukung gerakan antikolonialisme di Asia & Afrika, dgn cepat mengumumkan dukungannya terhadap Indonesia yg pada waktu itu tengah berupaya mendapatkan dukungan di PBB.

Moskow jg mulai mempersenjatai angkatan bersenjata Indonesia.

Dari akhir 1950-an hingga akhir masa kepemimpinan Sukarno pada 1966, Uni Soviet telah memasok Indonesia dgn satu kapal penjelajah, 14 kapal perusak, delapan kapal patroli antikapal selam, 20 kapal rudal, beberapa kapal torpedo bermotor & kapal meriam, serta kendaraan-kendaraan lapis baja & amfibi, helikopter, & pesawat pengebom.

Aktivitas militer Indonesia terus meningkat di wilyah ini sampai pertengahan tahun 1962.

Angkatan Udara RI mulai beroperasi dari pangkalan di pulau-pulau sekitar Irian Barat & pesawat pengebom Tupolev Tu-16 yg dikirim Soviet lengkap dgn misil antikapal AS-1 Kennel / KS-1 Kome dikerahkan untuk mengantisipasi serangan HNLMS Karel Doorman.

“Situasi benar-benar berubah ketika Indonesia dipersenjatai oleh Soviet,” kata Van den Hengel.

“Belanda sudah kalah perang dgn rakyat Indonesia & tidak siap untuk berurusan dgn tentara Indonesia yg dilengkapi dgn senjata modern.”

Dengan dukungan persenjataan Soviet, Indonesia memulai kebijakan konfrontasi dgn Belanda pada tahun 1960.

Subandrio Bertemu Khrushchev

Konfrontasi antara Indonesia & Belanda melibatkan kombinasi tekanan diplomatik, politik, & ekonomi, serta kekuatan militer yg terbatas.

Tahap akhir konfrontasi memaksa invasi militer berskala penuh, suatu rencana berisiko yg akan memaksa Amerika untuk campur tangan & membantu sekutu NATO mereka.

Selama puncak konfrontasi, Subandrio, menteri luar negeri Sukarno yg fasih berbahasa Rusia, terbang ke Moskow untuk meminta dukungan Soviet.

Nikita Khrushchev menggambarkan peristiwa yg berujung pada konfrontasi ini dlm memoarnya.

“Saya bertanya kepada Subandrio, ‘Seberapa besar kemungkinan kesepakatan (dgn Belanda) bisa tercapai’,” tulis Khruschev.

“Dia menjawab, ‘Tidak terlalu besar.’ Saya bilang, ‘Jika Belanda tidak bisa bersikap rasional & memilih terlibat dlm operasi militer, ini akan menjadi perang yg, pada batas tertentu, bisa berfungsi sbg medan pembuktian bagi pilot-pilot kami yg menerbangkan pesawat tempur yg dilengkapi dgn rudal. Kita akan melihat bagaimana rudal kami bekerja’.”

Meskipun dukungan Moskow terhadap Indonesia sangat jelas & dinyatakan secara terbuka, pembicaraan antara Khrushchev & Subandrio ini seharusnya bersifat rahasia.

Namun, sang menlu, menurut memoar Khrushchev, mengungkapkan hasil pembicaraannya itu kepada Amerika, yg sama sekali tak ingin terjebak dlm krisis lain yg berpotensi menjadi Perang Dunia.

“Ini menjadi momen berakhirnya kekuasaan Belanda di Irian Barat,” kata Van den Hengel.

“Selain ingin menghindari konfrontasi langsung dgn Uni Soviet, AS tidak ingin terlihat bahwa negaranya tampak mendukung penjajah Eropa melawan negara dunia ketiga yg baru merdeka.”

Di bawah tekanan Amerika, pada Agustus 1962, Belanda akhirnya setuju untuk menyerahkan Irian Barat ke Otoritas PBB (UNTEA).

Pada 1963, wilayah Irian Barat akhirnya diserahkan kepada Indonesia.

Setelah referendum tahun 1969, atau yg dikenal sbg Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera), rakyat Irian Barat dgn suara bulat memilih bergabung dgn Indonesia.

Meskipun dibantah oleh beberapa pengamat Barat, hasil referendum diterima oleh Amerika Serikat, Uni Soviet, Australia, serta 81 anggota PBB lainnya.

Namun, Belanda mengembangkan sekelompok orang yg hendak menentang penggabungan wilayah Papua dgn Indonesia.

Unsur-unsur ini kemudian membentuk gerakan separatis yg hingga kini masih aktif di Papua.

Baca juga Artikel - artikel menarik kami lainnya di :

Blogspot.com : Solid Gold on Blogspot.com
Wordpress.com : Solid Gold Berjangka on Wordpress.com
Weebly.com : PT Solid Gold Berjangka on Weebly.com
Blogdetik.com : Solid Gold on Blogdetik.com
Strikingly.com : Solid Gold Berjangka on Strikingly.com
Wixsite.com : PT Solid Gold Berjangka on Wixsite.com
Simplesite.com : Solid Gold Berjangka on Simplesite.com
Spruz.com : PT Solid Gold Berjangka on Spruz.com

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Comments

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Mengikuti keseharian Bandung saat ini, boleh jadi kita lupa bahwa di kota itu Belanda lewat Angkatan Perang Ratu Adil (APRA),pernah menumpahkan darah.

Darah para pahlawan, yg menyuburkan kota itu hingga berdetak seramai saat ini.

Sejarawan Hendijo pernah menuliskan satu sisi lain peristiwa itu.

Senin, 23 Januari 1950. Bandung baru saja memasuki pagi ketika hampir satu batalion (500-800 prajurit) tentara gabungan KNIL-KL (tentara Belanda bertumpukan kekuatan warga lokal/Belanda ireng) bersenjata lengkap merangsek ke sudut-sudut strategis kota.

Mereka yg menamakan diri sbg APRA (Angkatan Perang Ratu Adil) ini langsung stelling (membentuk posisi tempur) & menyergap beberapa personel TNI yg tengah bersiap-siap berangkat menuju markasnya masing-masing.

Sambil melepaskan tembakan ke atas, mereka pun meneror penduduk sipil.

Akibatnya banyak toko & rumah yg baru buka langsung ditutup kembali.

Bandung pun berubah laiknya kota hantu.

Di perempatan Jalan Banceuy yg terletak di pusat kota, seorang prajurit TNI yg tengah mengendarai jip wilys dihentikan, disuruh turun lalu kepalanya ditembak.

Sekitar Jalan Braga, tepat di muka Apotheek Rathkam mereka pun menghabisi seorang perwira TNI dgn dua pengawalnya yg tengah mengendarai sedan.

Perlawanan sempat dilakukan TNI di di Jalan Merdeka selama 15 menit.

Karena kurang seimbangnya kekuatan & persenjataan, 10 orang TNI akhirnya gugur bergelimpangan.

Sementara di dekat Taman Sari, sekitar tiga prajurit TNI yg tertangkap diperintahkan untuk berdiri di atas jembatan & langsung ditembak mati.

Mayatnya hanyut di Sungai Cikapundung yg membelah Kota Bandung.

Baca Juga : Letnan Kebal Peluru dlm Serangan Umum 1 Maret | Solid Gold

Tidak cukup hanya menembaki TNI di jalanan, pasukan APRA pun bergerak menyerbu Kantor Kwartir Divisi Siliwangi Oude Hospitaalweg.

Satu regu stafdekking TNI terdiri dari 15 orang dipimpin Letkol (Overste ) Sutoko dikepung tentara APRA yg jumlahnya lebih banyak.

Tanpa mengenal rasa takut, unit kecil Pasukan Siliwangi itu menghadang laju gerak pasukan APRA yg sebagian besar diperkuat KST (Kopassus-nya Belanda) tersebut.

Ini mereka lakukan demi meloloskan para komandan mereka.

Letkol Sutoko, Letkol Abimanyu & seorang opsir lainnya memang dapat menyelamatkan diri.

Setelah menewaskan unit kecil itu, APRA menduduki markas menjarah brandkas sebesar F 150 ribu.

Perwira TNI lainnya yg gugur ialah Letkol Lembong & ajudannya Leo Kailola.

Mereka dihujani peluru ketika hendak masuk Markas Divisi Siliwangi yg ternyata sudah diduduki gerombolan APRA.

Akibat operasi militer yg dipimpin oleh seorang inspektur polisi Belanda bernama Van Der Meulen itu, 79 orang menjadi korban keganasan gerombolan ini.

Mereka terdiri dari 61 serdadu TNI & 18 sipil.

(Prz - Solid Gold)

Comments

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Canggihnya tank amfibi BMP-3F milik Batalyon Tank 2 Korps Marinir TNI AL kadang memerlukan dukungan tank transporter, yakni yakni truk yg punya kemampuan khusus untuk membawa muatan tank, termasuk mengirim tank melintasi medan off road.

Tidak semua truk bisa meladeni mobilitas tank transponder.

Salah satu yg bisa diandalkan adalah Tatra T815-7 di Resimen Kavaleri 2 Marinir.

Truk ini dapat menarik dua tank berbobot masing-masing 18,7 ton itu dgn mekanisme hidrolik, tak berbeda dgn prinsip yg digunakan pada truk kontainer.

Truk produksi Ceko berpenggerak 8×8 itu jg dapat membawa ranpur BVP-2.

Truk off road  tersebut memiliki nama yg begitu kondang setelah merajai segmen truk di reli paling bergengsi di dunia, Paris-Dakar, periode 1986 – 2006.

Meski yg bertarung di arena itu adalah Tatra T815 versi 4×4, tapi versi lain berpenggerak 6×6, 8×8, 10×8, 12×12 & 12×8 ikut laris manis di pasaran, baik memenuhi kebutuhan sipil & militer.

Tanpa publisitas, truk Tatra T815 sudah beberapa tahun beroperasi di Indonesia.

Salah satunya yg digunakan Korps Marinir TNI AL adalah Tatra T815-7 MOR89.

Truk ini tampak sangardan terkesan futuristik dibandingkan truk milik TNI lainnya.

Tatra T815-7 MOR89 merupakan truk militer berstandar NATO yg dirancang untuk beroperasi di medan berat dgn lingkungan yg ekstrem.

Bobot maksimum yg bisa dibawa truk ini total 24,3 ton sekali angkut.

Selain cocok membawa bekal amunisi, Tatra punya kemampuan taktis dlm menggotong sista artileri & tank.

Untuk dukungan logistik, bahkan truk ini bisa membawa kontainer & struktur berat lainnya.

Tatra T815-7 menggunakan all-wheel drive & sasis dgn suspensi independen backbone tube frame & as roda yg dapat berayun setengah.

Setiap roda bergerak naik & turun secara independen, memungkinkan mobilitas lintas medan yg luar biasa & kecepatan yg lebih tinggi di jalur off road.

Tatra T815-7 MOR89 menggunakan dapur pacu mesin diesel turbocharged Cummins ISMe 420 30 turbocharged.

Mesin ini memenuhi persyaratan emisi EURO III.

Sebagai kendaraan taktis, truk dgn dua awak kabin itu dapat dilengkapi beberapa lapis pelindung baja untuk menahan proyektil kaliber 7,62 mm.

Secara teori truk tempur ini dapat beroperasi di iklim -32 sampai 49 derajat celcius.

Baca juga Artikel - artikel menarik kami lainnya di :

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

 

Comments

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Chester Bennington, vokalis Linkin Park meninggal dunia pada Kamis (20/7/2017) di usianya ke-41.

Bennington memilih mengakhiri hidupnya dgn menggantung diri di kediamannya di Palos Verdes Estates, California.

Peristiwa ini mungkin mengingatkan masyarakat Indonesia dgn Pahinggar Indrawan yg menjerat dirinya sendiri & menyiarkannya secara langsung melalui akun Facebook pada bulan Maret 2017 lalu.

Pada saat itu, timbul kekhawatiran bila aksi Pahinggar dapat menulari orang lain untuk bunuh diri.

Namun, benarkah demikian?

Psikolog klinis & forensik Kasandra Putranto mengatakan, definisi menular tidaklah tepat digunakan untuk peristiwa bunuh diri.

Menular, lanjut dia, lebih tepat dipakai untuk perpindahan virus penyebab penyakit dari satu manusia ke manusia lainnya.

“Bunuh diri itu bukan menular. Orang sering bilang bunuh diri menular, tapi itu tidak cocok."

"Tepatnya, membuat orang lain memiliki ide yg sama,” kata Kasandra.

Kasandra menuturkan, bunuh diri terkait dgn depresi.

Selain itu, bunuh diri jg ditenggarai dgn kondisi genetis yg dibawa dari kedua orang tua & lingkungan sosial.

“Orang-orang depresi itu diduga ada kaitannya dgn rendahnya dopamin, adrenalin, & ketidakseimbangan serotonin."

"Lalu, ada jg kadar zinc dlm darah yg rendah,” ucap Kasandra.

Menurut Kasandra, indikasi depresi terjadi saat seseorang lebih memilih menyendiri & tidak melakukan apapun.

Termasuk tidak ingin bertemu dgn orang lain hingga tidak ingin makan.

Pada tahap ini, seseorang merasa tidak bahagia & perasaan menjadi seseorang yg sia-sia membekas di dlm otak hingga suatu rangsangan dari luar dapat mencetuskan untuk melakukan tindakan bunuh diri.

Rangsangan itu bisa datang dlm beragam bentuk spt film, musik, & berita.

Untuk berita kematian Bennington misalnya, Kasandra menganjurkan kepada pasiennya untuk tidak terlalu banyak menonton televisi atau membaca berita terkait hal itu.

“Film, lagu, berita, itu harus hati-hati karena itu sangat memberikan ide bagi orang yg sedang bersedih."

"Kalau didengarkan terus oleh orang yg sedang sedih, (lagu itu) malah bisa jadi pemicu,” ujar Kasandra.

Dia pun mengakui bahwa ada salah satu pasiennya yg membaca berita kematian Bennington kemudian menjadi terngiang & terinspirasi, hingga sempar terpikir untuk bunuh diri.

"Saya sarankan jangan banyak baca, jadi lebih baik mengerjakan hal-hal lain. Jangan buka Facebook jg,” lanjut Kasandra.
Baca juga Artikel - artikel menarik kami lainnya di :

(Prz - PT Solid Gold Berjangka)

Welcome

This is a sample text. Please replace it by your own content.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis dolore te feugait nulla facilisi.
Comments
More

PT Solid Gold Berjangka | Pusat

PT Solid Gold Berjangka - Sebagai salah satu perusahaan pialang terbesar dan teraktif dalam industri perdagangan berjangka, PT Solid Gold Berjangka berkomitmen untuk terus mempelopori pertumbuhan transaksi kontrak berjangka di Indonesia melalui penyelenggaran dan pelaksanaan system transaksi yang teratur, wajar, efisien dan transparan agar industri perdagangan berjangka semakin diterima oleh masyarakat.



You are visitor no.

Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!